4.6( 8864)


Pasca Sertifikasi Guru, Minat Menjadi Kepala Sekolah Menurun



Written By Pak Daryono S.S on Thursday, May 24, 2012 | 4:40 AM

Setelah adanya Sertifikasi Guru, Benarkah minat guru untuk menjadi kepala sekolah menurun?
Saya tidak akan menjawab "ya atau tidak", "benar atau salah". Namun ada beberapa fenomena yang perlu kita cermati bersama.
1. Pesimisme.
2. Materialisme.
(Maaf, pembahasan akan saya lanjutkan nanti. ... anak bangun minta susu)



Download Artikel
Anda sedang membaca artikel tentang Pasca Sertifikasi Guru, Minat Menjadi Kepala Sekolah Menurun dan anda bisa menemukan artikel Pasca Sertifikasi Guru, Minat Menjadi Kepala Sekolah Menurun ini dengan url http://sekolahbareng.blogspot.com/2012/05/pasca-sertifikasi-guru-minat-menjadi.html, silahkan anda sebar luaskannya atau copy paste jika artikel Pasca Sertifikasi Guru, Minat Menjadi Kepala Sekolah Menurun ini bermanfaat bagi anda dan teman-teman, mohon sertakan link Pasca Sertifikasi Guru, Minat Menjadi Kepala Sekolah Menurun sebagai sumbernya.
Posted by: Daryono sarjana sastra Daryono sarjana sastra, Updated at: 4:40 AM

3 komentar:

B-B Hurlorage said... Reply

Maaf...ini bisik2(takut kalau anaknya bangun).Saat kami ikut tes calon kep sek di bali 1998 terkesan harus putra daerah.waktu itu saya berharap sudah ada gaung reformasi. hasilKemudian saya ulang lagi di surakarta th 2007 sbg angkatan I seleksi Kepsek yg diadakan oleh LPMP;dalam pengarahan Ka dinas (pak amsori)seleksi ini yg pertama oleh LPMP,ini tes murni; angkatan I yg lolos 2 orang(smk n 1 ska dan smk Kristen 2 Ska)saya mewakili smk kristen 2 ska...saya lolos,tapi denger2 hasil tes dibatalkan!padahal saya sudah putra daerah solo asli tp pindahan dari bali....Kesimpulan:masih banyak yg harus direformasi:asli putra daerahkah atau asli putra kesayangan babe?

Darman Danyang Sorpring said... Reply

Buat pak BB Hurlorage
Saya kasih saran tuk jd KS...Dach diriin aja Sekolah dan kepalai sendiri. Hahahahaha....Salam kenal!

Namridoex Artoepaz said... Reply

kalo di daerah saya, jadi kepsek tidak mengenal putra daerah, tapi yg penting punya akses ke birokrat dengan plus-plus lainnya

Post a Comment

Bagaimana Komentar Anda? Silahkan Tulis disini